Cara mudah memulai nabung saham

Halo selamat sore semua, kali ini saya akan share pengalam saya untuk mulai menabung saham dan nantinya akan saya update secara periodik pada blog ini.

Instrument pertama saya adalah dengan menabung Emas, dimulai dari bulan Feb 2017 hingga sekarang, menyihkan minimal 1 juta rupiah untuk membeli emas setiap bulan atau bisa memilih setiap 1grm emas tiap bulan secara berkala di awal gajian.

Anda bisa membaca cara menabung emasi di pegadaian disini : http://hendrawijaya.net/cara-mudah-menabung-emas-di-pegadaian/

Instrument kedua saya masukan pada peer to peer lending, sejenis urunan dana untuk memberikan pinjaman kepada perusahaan untuk mengembangkan usahanya, lengkap dengan data perusahaan yang akan diberikan modal atau pendanaan, hingga retur values tiap bulan yang akan kita terima.

Bisa dibaca disini : http://hendrawijaya.net/mengenal-peer-to-peer-lending-p2p-lending/

Instrument ketiga saya akan mencoba menabung saham, sebelumnya saya berfikir saham adalah HANYA sebuah komiditi yang jika harga turun kita beli dan jika harga naik kita jual (trading). Itu sebelum saya membaca buku terkait jargon yuk nabung saham.

Pemerintah dari tahun 2015 sudah mengkampanyekan menabung saham, dan salah satu buku yang mendukung itu adalah milik bapak Nicky Hogan dengan judul “Yuk Nabung Saham” yang didalamnya memuat sebuah informasi yang sangat fundamental terkait cara berfikir kita tentang saham termasuk yang mengubah niat saya untuk ikut ber investasi saham.

Buku kedua yang saya baca adalah karya mas “Ryan Filbert” yang secara teknikal memudahkan kita bagaimana cara memilih perusahaan yang akan kita beli sahamnya.

Langkah awal saya akan share pengalaman untuk memulai menabung saham, berikut adalah ringkasannya :

  • Anda harus memiliki tabungan (bank apa saja boleh)
  • Foto copy E-KTP / (SUKET)
  • Foto Copy NPWP (opsional)
  • dan Memilih perusahaan sekuritas / broker

Saya tinggal di denpasar bali, dan berikut ini adalah perusahaan sekuritas yang ada di bali :

Langkah nya adalah sbb :

  • Pilih salah satu perusahaan sekuritas diatas
  • Telp / Hub via email
  • Datangi kantor sekuritas / isi form online
  • Siapkan prasyarat yang ada diatas (KTP, NPWP, Buku tabungan)
  • Materai sebanyak 3 Lembar, jika tidak punya NPWP jadi 4 Lembar
  • Tunggu hingga 1-2 minggu untuk mendapatkan username dan password serta RDI (Rekening dana investasi)

Rekening tersebut nantinya akan digunakan untuk menyimpan dana sementara anda untuk membeli dan saat menjual saham.

Next nya saya akan coba share cara membeli saham, dan perusahaan apa saja yang akan anda beli sahamnya.

Wassalam
Hendra Wijaya

Leave a Reply