Clone Server Pada Cloudways

Artikel ini terakhir diperbaharui pada 19 September 2020.

Halo selamat siang semua, kali ini saya akan share pengalaman terkait cloning server pada managed cloud hosting cloudways.

Jika anda belum mengetahui apa itu cloudways managed cloud anda bisa membaca artikel saya terkait coba cloud hosting cloudways.

[amp-cta id=’4847′]

Jadi percobaan kali ini saya akan cloning server yang saya sewa di singapura kemudian saya copy ke settle amerika.

Catatan : Pada halaman blog ini, khususnya yang membahas terkait cloudways, ada link reveral yang saya berikan, jika anda mendaftar dengan link tersebut, anda akan mendapatkan diskon sebesar $15 sedangkan saya akan mendapatkan bonus reveral sebesar $20.

Tujuan

Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah clone server antar negara ini berjalan dengan baik atau tidak, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh cloudways terkait cloning server ini.

Source server nya saya gunakan platform digital ocean, lokasi data center singapura, spesifikasi 1 GB, 1 Core Processor dan 25GB SSD. Terpakai sekitar 10-11 GB storage untuk 4 Website (masih tergolong kecil ya).

Destination nya seattle amerika, saya gunakan platform vultr high frequency dengan 1GB, 1 Core Processor dan 32 GB NVem.

Langkah Cloning Server

Berikut adalah proses cloning server nya :

  • Login ke Dashboard Cloudways
  • Kemudian klik pojok kanan server
  • Klik Clone Server
Clone Server

Akan dilakukan fetching requirement terlebih dahulu oleh cloudways.

Setelah selesai, nantinya anda akan diminta untuk memilih platform, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya saya menggunakan vultr high frequency.

platform suggestions

Setelah yakin anda bisa klik Clone server. Proses actualnya tidak sampai 10 menit server sudah berhasil dicloing (tergantung besaran file yang dikloning).

Bisa lebih lama atau lebih cepat dari estimasi waktu yang di berikan oleh cloudways.

Proses Clone Server

Kesimpulan

Setelah anda malakukan clone server, langkah selanjutnya adalah melakukan cek tiap aplikasi yang anda pada hasil clone server apakah berjalan dengan baik atau tidak.

Server clone mostly melakukan clone pada semua bagian selayaknya cloning, namun pada setup dan manage domain anda harus seting ulang.

Hal ini dikarenakan clone server memiliki ip yang berbeda antara server source dan server destination.

Silahkan test satu per satu aplikasinya, jika sudah yakin, silahkan anda setup domain nya pada domain management.

Sebelum menginstall SSL pastikan IP server yang baru sudah anda tambahkan pada A record dari layanan DNS dimana anda membeli domain.

Lakukakan pointing satu per satu pada semua aplikasi yang anda dalam server anda.

Tunggu propagasi hingga 24 Jam untuk dapat dibaca oleh DNS system terkait IP baru server anda.

Setelah 24 Jam, anda bisa melakukan delete server yang lama agar tidak di charge oleh billing selama tidak digunakan.

[amp-cta id=’4847′]

Wassalam
Hendra Wijaya

Bagikan ini :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top