Tips Merawat Baterai Notebook/Laptop Agar Tetap Awet

Artikel ini terakhir diperbaharui pada 2 Agustus 2020.

Notebook atau Laptop atau Komputer Jinjing sudah menjadi barang yang tidak lagi mewah diantara kita, termasuk juga dengan keberadaan netbook dimana komputer mobile tersebut sudah menjadi bagian dari hidup kita sekarang ini. Dimanapun anda berada dikampus, di kantor, di kafe, di sekolah bahkan di tempat ibadahpun tidak bisa lepas dari yang namanya notebook, menggelikan memang, tapi itu faktanya.

Nah, dari sekian banyak orang yang memakai laptop dan notebook atau netbook, permasalahan yang sering muncul antara lain adalah batrerai laptop,notebook dan netbook yang sering drop, tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dan kadang daya tahannya tidak bagus, semula yang bertahan hingga 3 atau 4 jam, sekarang hanya bertahan hingga 1 jam bahkan kurang dari itu.

Lithium Baterai

Baterai laptop yang ada dipasaran sekarang ini, banyak menggunakan lithium dan lithium polimer ;

  • “Lithium Ion (Li-Ion) adalah Istilah “baterai lithium” atau “Sel lithium” merujuk pada jenis baterai dengan susunan kimia yang terdiri dari berbagai macam tipe katoda dan elektrolit. [1]

    Baterai ini menggunakan cairan organik sebagai elektrolit. Elektrolit ini bertanggung jawab terhadap pertukaran ion antar elektroda (anoda dan katoda) sama seprti yang berlaku pada baterai biasa. Pelarut organik ini bersifat sangat mudah terbakar dan alasan mengapa baterai jenis ini sangat sensitif adalah karena selain dapat terbakar baterai ini juga dapat meledak jika tidak diperlakukan secara benar. Baterai Li-Ion biasanya dibungkus oleh metal yang keras (sekali lagi sama seperti baterai biasa) yang mengakibatkan bertambahnya bobot dan hanya tersedia dalam bentuk yang terbatas.”[2]

  • “Lithium Polimer (LiPo) Baterai LiPo tidak menggunakan cairan sebagai elektrolit melainkan menggunakan elektrolit polimer kering yang berbentuk seperti lapisan plastik film tipis. Lapisan film ini disusun berlapis-lapis diantara anoda dan katoda yang mengakibatkan pertukaran ion. Dengan metode ini baterai LiPo dapat dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran. Diluar dari kelebihan arsitektur baterai LiPo, terdapat juga kekurangan yaitu lemahnya aliran pertukaran ion yang terjadi melalui elektrolit polimer kering. Hal ini menyebabkan penurunan pada charging dan discharging rate. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanaskan baterai sehingga menyebabkan pertukaran ion menjadi lebih cepat, namun metode ini dianggap tidak dapat untuk diaplikasikan pada keadaan sehari-hari. Seandainya para ilmuwan dapat memecahkan masalah ini maka risiko keamanan pada batera jenis lithium akan sangat berkurang.”[3]

Berdasarkan pengalaman saya, untuk merawat batrerai agar tetap awet, tipsnya gampang-gampang susah, maksudnya jika tipsnya dibaca gampang tapi dipraktekin susah, kenapa susah ? susah ingat dan susah menjalankan tips kalau lagi asyik main game sama ‘ndelangsak'(baca:kluyuran) di dunia maya.

Cara merawat

Namun bagaimanapun itu, harusnya kita benar-benar menjaga baterai laptop kita agar tetap awet, karena harga barunya lumayan mahal apalagi yang original, bisa hampir satu juta keatas, untuk itu silahkan praktekan tips dari pengalaman saya untuk menjaga baterai laptop :

  • Carge baterai baru (jika baru membeli laptop dan baterai baru) selama kurang lebih 3 jam atau sampai dengan lampu indikator menunjukan bateray full (biasanya berwarna hijau, biru, putih atau mati)
  • Jika berada didalam rumah,kantor, kafe atau dekat dengan terminal listrik (stop kontak) copot baterai dan langsung gunakan adaptor AC
  • Jika ingin mengisi daya baterai (Carge) usahakan dalam keadaan laptop dimatikan
  • Jangan mengisi daya baterai dengan cara ditinggal tidur (misal carge jam 12 malam, jam 7 pagi dilepas) ini tidak baik untuk kesehatan baterai
  • Jangan memasang baterai dan di carge dengan waktu yang sangat lama (saat notebook dihidupkan)
    (misalnya hingga baterai sudah full) kemudian dibiarkan saja, ini tidak baik untuk baterai anda.
  • Gunakanlah baterai hanya jika dalam keadaan benar-benar sedang mobile, atau tidak ada stop kontak

Namun jika anda sudah melakukan tips diatas tetapi baterai anda tetap drop, mungkin saja kualitas baterai anda yang tidak bagus, bagaimanapun produksi pabrik pastinya ada saja yang mengalami ‘cacat’ bagi anda yang baru saja membeli notebook baru dan baterai baru, mungkin tips diatas bisa berguna.

Wassalam
Hendra Wijaya

Rerfensi :

  • 1. Lithium Sel dan Baterai, url : http://www.tnt.com/express/in_id/site/home/support/paperwork_and_packaging/dangerous_goods/lithium_cells_and.html tanggal akses 7 mei 2011 pukul 23:07 wita
  • 2. Mengenal Baterai Lithium Polimer, url : http://thesparkofinsanity.net/2011/01/17/mengenal-baterai-lithium-polimer-lipo/ tanggal akses 7 mei 2011 pukul 23:08 wita
  • 3. Ibid

1 komentar untuk “Tips Merawat Baterai Notebook/Laptop Agar Tetap Awet”

  1. batere jaman sekarang sudah otomatis switch ke daya AC jika sudah menunjukan indikator full..
    jadi kalo kita CdC (charge discharge) maka itu yang akan memperpendek umur battere 😀 CMIIW

    Hendra Wijaya:
    Halo Yovie Thanks sudah mampir, tapi tidak ada sumber ILMIAH yang mangatakan SEMUA baterai sekarang Pada NOTEBOOK sudah Bisa SWITCH ke AC. But Thanks atas masukannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top